Cabai, Si Penyemarak dan Pembuat Dapur Ceria

cabe

Cabai selalu ada dalam hidangan sehari-hari masyarakat Indonesia. Makan tanpa cabai ibarat makan sayur tanpa garam. Begitu mungkin pendapat bagi banyak orang Indonesia.

Cara pengolahan cabai bermacam-macam. Bisa dibuat sambal, dilalap mentah sebagai pelengkap, dicampur dengan masakan, sebagai campuran bumbu perendam, dan lain sebagainya. Kadar kepedasannya tergantung dari jenis cabai yang digunakan dan jumlah yang dipakai. Semakin banyak, semakin pedas rasanya. ­čśÇ

Lanjut BacaCabai, Si Penyemarak dan Pembuat Dapur Ceria

Masak, Yuk?

2016-02-17_10.23.50

Memasak sendiri?

Kenapa tidak.

Bagi sebagian orang, memasak adalah hal yang biasa. Tetapi, bagi yang lain mungkin luar biasa. Alasannya, selain sulit, takut tidak enak, atau alasan lainnya.

Selama ini, banyak yang beranggapan bahwa memasak itu adalah sesuatu yang sukar dan rumit. Pertama yang terbayang adalah aneka jenis perlengkapan dapur yang harus dimiliki, disiapkan, lalu dicuci seusai masak. Belum lagi menyiapkan dan meramu bahan dasar dengan beraneka macam rempah dan bumbu.

Aduh, sungguh  merepotkan!

Apalagi bagi mereka yang penuh dengan kesibukan.  

Mengapa harus memasak sendiri? Bukankah lebih mudah memilih dan membeli langsung? Apalagi sekarang banyak dijumpai rumah-rumah/kedai-kedai/toko-toko yang menyajikan berbagai menu makanan? Daripada menghadapi resiko kegagalan, seperti keasinan, gosong, dan lain sebagainya.

2016-02-17 11.08.20

Pendapat tersebut dapat dibenarkan meskipun memasak sendiri sebenarnya mudah. Memang, membutuhkan banyak kesabaran. Tapi, sebenarnya, tak perlu kuatir dengan kegagalan yang mungkin saja terjadi. Kegagalan pasti akan pernah dialami setiap orang. Tanpa pernah memraktekkannya dan mengalami sendiri kegagalan, bukankah tak akan pernah ada ungkapan ‘alah bisa karena biasa‘?. ­čśë

 

Lanjut BacaMasak, Yuk?

Hipertensi Itu Apa, Sih? (bag. 1)

Hipertensi adalah peningkatan tekanan darah sistolik dan diastolik yang menetap. Tekanan darah bagian atas adalah tekanan darah sistolik, sedangkan bagian bawah adalah tekanan diastolik. Tekanan sistolik (bagian atas) adalah tekanan puncak yang tercapai pada waktu jantung berkontraksi dan memompakan darah melalui arteri. Sedangkan, tekanan diastolik (bagian bawah) adalah tekanan pada waktu jatuh ke titik terendah saat jantung mengisi darah kembali atau disebut juga tekanan arteri di antara denyut jantung.

Sambil berjalan menuju rumah sepulang dari warung soto, saya teringat kembali percakapan tentang hipertensi dengan dokter di Puskesmas beberapa hari lalu.

Ruang tunggu Puskesmas hari itu dipenuhi pasien dari segala tingkatan usia. Dari balita hingga lanjut usia. Suara tangisan para balita di gendongan ibunya terdengar di semua penjuru ruangan. Sesekali  terdengar suara batuk dan bersin dari pasien yang lain.

blood-pressure-1006791_1280

Cuaca di Bogor belakangan ini memang berpengaruh buruk pada kesehatan. Panas yang menyengat di pagi sampai siang berganti hujan deras dan angin yang kencang di sore hari membuat  tubuh cenderung mudah terserang penyakit. Tak heran, menurut beberapa tetangga, hari-hari belakangan ini, Puskesmas selalu penuh sesak dipenuhi para pasien yang ingin berobat.

Lanjut BacaHipertensi Itu Apa, Sih? (bag. 1)

TerimaKasih, ya, Mas Anton..

PhotoGrid_1454501225750
Anton Ardyanto, Mas Anton

Eitttsss….

Mohon untuk tidak berburuk sangka. Ini bukan semacam obituari yang sering muncul di berbagai media meski mengandung ucapan ‘terima kasih‘ disertai ┬áfoto seseorang. ­čśÇ ┬áIni murni sebuah ucapan terima kasih yang sangat, dan memang ditujukan kepada Si Empunya wajah yang ada di foto itu. Siapakah pemilik wajah di foto yang terpampang di atas?

Lanjut BacaTerimaKasih, ya, Mas Anton..