Peradaban Indus

Peradaban Indus muncul sekitar tahun 3.000 SM, ditandai dengan berkembangnya sebuah peradaban yang berasal dari komunitas kecil petani di Lembah Indus, Pakistan.
Lebih dari 100 kota peninggalan Peardaban Indus telah ditemukan. daerah utama peradaban ini adalah Mohenjo Daro, harappa, Kalibangan, dan Lothal.
Perkotaan indus dibangun dengan perencanaan yang teliti. Jalannya lurus, rumahnya memiliki kamar mandi, dan lumbungnya besar.
Di pusat kotanya ada benteng pertahanan yang dibangun dengan batu bata. Pemimpinnya diduga tinggal di sini.
Perumahan Indus dibangun dengan batu bata yang halamannya dikelilingi tembok. Di dalam rumah ini, ada beberapa ruangan, sebuah toilet, dan sebuah sumur.
Peradaban Indus punya sistem penulisan sendiri yang menggambarkan benda-benda seperti stempel yang diukir (tapi, sampai sekarang belum ada yang bisa mengartikannya).
Di setiap persimpangan jalan ada sebuah bangunan dengan satu ruangan yang diduga digunakan untuk pos polisi.
Sekitar 2.500 SM, jumlah penduduk Mahenjo-Daro dan Harappa, masing-masing adalah 35.000 orang.
Pada tahun 1.750 SM, peradaban Indus mengalami kemunduran. Penyebabnya mungkin karena banjir yang mengubah jalur Sungai Indus. Mungkin juga karena perang.
Peradaban Indus pada akhirnya hancur saat bangsa Arya dari India datang pada tahun 1.500 SM.
Pada Peradaban Indus ini, perdagangan soapstones (batu lunak) ditemukan dari Indus sampai ke Bahrain dan Ur.

 

^_^

Leave a Comment