Zaman Perunggu

Zaman perunggu adalah periode dalam masa prasejarah ketika orang untuk pertama kalinya menggunakan logam perunggu.

Perunggu adalah campuran tembaga dengan ±10% timah.

Logam pertama yang digunakan adalah potongan emas murni dan tembaga, dibentuk untuk membuat ornamen di Turki dan Iran pada ± 6.000 SM.

Bijih logam (logam yang dicampur dengan mineral lain) ditemukan ketika mereka tahu bahwa ada beberapa batu tertentu yang meleleh kalau dipanaskan di sebuah alat pembakaran.

Sekitar 4.000 SM, para pandai besi di Eropa Tenggara dan Iran mulai membuat kepala kapak dari tembaga dengan lubang di tengahnya untuk memasukkan pegangan kayunya.

Zaman Tembaga adalah masa saat manusia menggunakan tembaga sebelum mereka belajar mencampurnya dengan timah untuk menghasilkan perunggu. Pembuatan logam ini berkembang di kota-kota pertama di Mesopotamia, di Timur Tengah, sekitar tahun 3.500 SM.

Zaman Perunggu dimulai beberapa kali antara 3.500 dan 3.000 SM di Timur Dekat, Balkan, dan Asia Tenggara ketika para pandai besi menemukan bahwa dengan menambahkan sedikit timah mereka bisa membuat perunggu. Perunggu lebih keras dari tembaga dan lebih mudah untuk digunakan membuat pedang tajam.

Pengetahuan tentang perunggu menyebar dengan lambat ke Eurasia, tapi pada 1.500 SM, perunggu telah digunakan dari Eropa hingga India.

Kelangkaan timah mendorong terciptanya jalur perdagangan jarak jauh dan tambang pertama, seperti tambang di Cornwall, Inggris.

Perunggu bisa dibentuk dengan cara melelehkannya ke dalam cetakan tanah liat (yang dibentuk dengan cetakan lilin). Untuk pertama kalinya, manusia bisa membuat bentuk benda apapun yang mereka inginkan. Pandai besi di Eurasia mulai menggunakan perunggu untuk membuat segala macam perlatan, dari senjata hingga perlaatan masak.

Pada 1.000 SM, pedang logam indah dan senjata lainnya dengan mata pisau tajam telah dibuat di seluruh Eropa dan Asia Barat.

 

Leave a Comment