Asal-Usul Manusia : Manusia Pemburu

Kurang lebih 2 juta tahun yang lalu, muncul spesies Homo yang jauh lebih tinggi, disebut Homo ergaster. Ergaster adalah makhluk pertama yang tubuhnya punya banyak kesamaan dengan kita (manusia sekarang); kakinya panjang dan punggungnya tegak.

  • Ergaster dewasa tingginya 1,6m dan beratnya 65kg, besar otaknya 850cc (lebih dari setengah otak kita).
  • Ergaster tidak hanya mencari sisa-sisa daging seperti Homo habilis, tapi mereka juga memburu binatang besar.
  • Untuk berburu dan memotong daging, Ergaster membentuk batu-batuan. Mereka mengiris batu untuk membuat pisau bermata dua atau ‘kapak genggam’. Para ilmuwan menamakannya peralatan ala ‘Acheulean’.
  • Agar bisa berburu dengan efektif, Ergaster harus bekerja sama. Kerjasama adalah kunci kesuksesan mereka dan juga menjadi faktor yang meningkatkan cara berkomunikasi mereka.
  • Ergaster (mungkin) mewarnai tubuh mereka dengan warna merah.
  • Dengan kakinya yang panjang dan budaya kerjasamanya, Ergaster tersebar ke seluruh Afrika, asia, dan (mungkin) Eropa.

Tidak lama setelah Ergaster, muncul Homo erektus (manusia yang berjalan tegak). Erektus tersebar dari wilayah Afrika sampai Jawa. Peralatan yang terbuat dari batu (berumur 700.000 tahun) ditemukan di Pulau Flores, Indonesia. Kenyataan itu menjadi bukti bahwa mereka telah melakukan perjalanan menggunakan perahu.

Erektus telah belajar membuat api sehingag mereka bisa hidup di tempat yang lebih dingin dan memasak bermacam-macam makanan.

***

Perkembangan manusia dimulai ketika hominid mulai belajar berburu bersama-sama

Leave a Comment