Asal-Usul Manusia : Manusia Terampil

  • 2,5 – 1,8 juta tahun lalu, hominid pertama yang mirip manusia muncul. Hominid ini adalah akar dari genus (kelompok) Homo, termasuk kita.
  • Homo awal yang sangat terkenal adalah Homo rudolfensis dan Homo habilis.
  • Homo pertama¬† lebih tinggi daripada Australipithecus dan otaknya pun lebih besar.
  • Tidak seperti Australipithecus, Homo adalah pemakan daging. Mungkin, mereka terpaksa memakan daging karena iklim yang sangat kering sehingga jumlah tumbuhan jadi berkurang.
  • Karena otak membutuhkan makanan yang banyak, maka mengonsumsi daging bisa memberikan gizi tambahan bagi otak untuk berkembang.
  • Homo habilis dikenal dari potongan tulang tangan, rahang, dan tengkorak yang ditemukan di Tanzania’s Olduvai Gorge, pada tahun 1961.
  • Homo habilis artinya manusia terampil. Disebut begitu karena tangannya terampil menggenggam peralatan. Ibu jarinya bisa diputar sehingga bisa bertemu dengan ujung jari lain. Karena itu, ibu jarinya disebut ‘ibu jari yang bisa diputar’.
  • Merupakan Homo pertama yang menggunakan tulang atau batu untuk memecahkan dan membuka tulang agar bisa mengambil sumsumnya. Setelah itu, mereka meruncingkan batu untuk memotong daging yang akan dimakan dan memotong kulit binatang untuk dijadikan pakaian. Kemungkinan, mereka juga telah dapat membangun tempat tinggal sederhana.
  • Beberapa ilmuwan berpikir bahwa tonjolan yang ada di ‘area Broca’ (bagian dari otak manusia yang bertanggung jawab untuk kemampuan berbahasa) yang dimiliki beberapa tengkorak Homo habilis, menunjukkan mereka telah bisa berkomunikasi meskipun dengan kasar. Tapi, sebagian besar ilmuwan tidak setuju akan pendapat itu.
  • Homo pertama yang hidup bersama Australipithecus yang berukuran lebih besar selama 1 juta tahun atau lebih : Paranthropus boisei.

**

tengkorak spesies homo pertama, seperti Homo habilis, besar otaknya 650 cc, dua kali lebih besar dari Australipithecus. (otak kita besarnya kurang lebih 1.400 cc). wajah mereka seperti kera dengan rahang menonjol dan dahi yang miring.

Leave a Comment